skip to content »

nikolska.ru

Mr playboy guide to dating pdf

mr playboy guide to dating pdf-49

Jiyong menghampiriku dan menyenggol tanganku untuk mau bersalaman dengan sohee. “Annyeong.” Jiyong mencium pipi kanan yeoja itu, aku melihatnya dengan tampang jijik. Aku hanya membungkuk tak mau membalas sodoran tangannya. — 3 jam menunggu, jiyong tak kunjung keluar dari dalam rumah sohee.

mr playboy guide to dating pdf-62mr playboy guide to dating pdf-58

Jadi aku akan mengantarkanmu pulang.” Jiyong memaksaku masuk kedalam mobilnya. ” Jiyong menyalakan mesin mobilnya dan mulai menyusuri jalanan kota. Appa akan membunuhku jika dia melihat keadaan mobilku yang setengah rusak seperti itu, dan itu karena kau! “Tapi kenapa kau masih menyuruhku membayarnya kalau kau punya banyak uang? “Ini bukan karena masalah uang, ini masalah tanggung jawab. Arrogant, kalau yang sudah nonton mungkin bakal tau jalan ceritanya kayak apa.Tapi di FF ini, ga semua sama kayak di film, ada beberapa adegan yang aku bikin sendiri, hanya aja konsep jalan ceritanya yang sama. Aku banyak ngambil dari sisi pandang Dara, jadi jangan kaget ya sama end FF-nya ^.^ Semoga FF ku bisa ngebuat kalian seneng ngebacanya yah ^^ Ohiya, aku hanya menyesuaikan cara bekerja ‘budak’ *bahasa kasarnya* dicerita ini, bukan berarti aku memasukkan unsur-unsur perbudakan yang ga layak baca loh ya!! Jadi kalau kau kabur aku tidak usah repot-repot melaporkan semua tindakanmu itu ke eommamu.” Jiyong memamerkan senyuman anehnya. — “Sudah setengah 6, apa yang akan aku bilang pada eommaku? Gara-gara dia waktu 3 jam ku yang berharga hilang tak tersisa! ” Tanyaku gugup, jiyong membawaku masuk kedalam rumahku. Tadi dia belajar tentang mata pelajaran yang dia tidak bisa denganku.” Jiyong membungkuk menghadap eomma. “Annyeong, maaf anak yeojamu terlambat pulang ahjumma. Hm, jiyong memang tampan sangat cocok denganku yang juga cantik. Untuk kesekian kalinya aku mengangguk mengerti maksudnya.

“Masih 6 hari lagi kau bersamaku.” Jiyong membisik pelan di telingaku. Ani, dia hanya sunbaeku disekolah.” Jawabku sambil berlalu kekamar.

Lakukan tiap hari lebih baik.” Eomma tersenyum ke arah jiyong seperti sudah terhipnotis dengan ketampanannya.

“Ani, tadi ada nyamuk yang mau menggigitku.” Aku tertawa tak jelas kearah eomma dan jiyong secara bergantian.

Budak disini bukan budak yang disiksa kayak yang kita tau, budak disini lebih yang kayak pengawal, nguntit kemanapun tuannya pergi.

Jadi, jangan salah sangka ya sama perkataan ‘budak’ disini. Komen aja gapapa, jadi bisa saya ganti istilah budak disini ^.^ *bow!!

Apakah kalian akan menyukai seseorang itu seperti aku menyukai tuanku sendiri?